feature


Polisi Ungkap Gudang Narkoba di Apartemen Puri Park View

Jakarta, dikabari.com- Polsek Kembangan bersama satuan unit Narkoba Polres Metro Jakarta Barat kembali membongkar sebuah gudang narkoba di sebuah Apartemen Puri Park View Tower A Lantai 23, Kembangan Jakarta Barat. Merupakan pengembangan gudang narkoba di Sekolah.

Pengungkapan tersebut berawal dari terungkapnya kurang lebih 10 remaja sebagai pelaku penyalagunaan narkotika.

Dari situ Polisi melakukan pengembangan, dan berhasil mengungkap berinisial DL sebagai tersangka. Sedangkan satu orang yang berinisial BD sedang DPO sebagai pemilik apartement, sejauh ini sudah ditangkap 3 orang.

"Satu orang dari luar sekolah dan dua orangnya lagi dari pihak sekolah yang merupakan kakak beradik selaku pekerja honorer," terang Kompol Joko dalam ungkap kasus, di Apartemen Puri Park View, Kembangan, Jakarta Barat, Rabu (16/1/2019).

Kapolsek Kembangan Kompol Joko Handono, SIK didampingi oleh kasat Narkoba Polres Metro Jakbar AKBP Erick Frendriz  mengutarakan penemuan gudang ini merupakan hasil dari pengembangan kasus sebelumnya atas penangkapan kakak beradik atas tersangka DL dan CP.

“Atas penangkapan pelaku tersebut kami langsung bertindak cepat untuk melakukan pengusutan lebih lanjut. Alhasil kami kembali menemukan sebuah tempat yang dijadikan gudang narkoba di sebuah Apartemen Park View Tower A Lantai 23, Kembangan Jakarta Barat,” kata Kapolsek.

“Dari penggeledahan di apartemen  tersebut kami menemukannya obat daftar G dengan total sebanyak 112.060 butir, rinciannya 97000 butir thiamine hcl 50 mg dengan total omset: 194 juta (harga jual 10.000 per 5 butir), 12000 butir merci hexymer beromset 7,2 juta (harga jual 600 ribu/ 1000 butir), 700 butir mersi merlopam beromset 5,6 juta (harga jual 80 ribu/ 1 strip), 960 butir frixitas alprazolam; omset 8,7 juta (harga jual 90 ribu/ 1 strip),1400 butir tramadol hcl; omset: 14 juta (harga jual 10.000 per butir)," urainya, Rabu (16/01/19).

Sementara, Kanit Reskrim polsek Kembangan Iptu Dimitri Mahendra SIK menambahkan, dari penggeledahan di Apartemen Park View Tower A lantai 23, Kembangan, Jakarta Barat, kami mendapatkan informasi bahwa apartemen tersebut merupakan milik dari salah satu tersangka LK (dpo) yang merupakan jaringan yang dikendalikan dari dalam lapas,

"Dimana LK berhasil melarikan diri sesaat sebelum petugas kami melakukan penggerebekan," tuturnya.

Saat ini, polisi tengah memburu BD yang menjadi pemasok barang haram kepada tiga kurir yang telah lebih dulu ditangkap yakni AN, CP dan DL.
Sedangkan  Kasi Pengawasan BPOM Dadan Hidayat menyampaikan sejatinya semua obat yang ada ditangan pelaku sudah tidak boleh lagi diproduksi di pabrik dan diedarkan ke masyarakat.

"Dari hasil informasi ini sering digunakan remaja dan anak sekolah. Kami bekerjasama dengan polisi untuk berantas obat ilegal maupun obat yang disalahgunakan,” terang Dadan.

Menurut Dadan, pihaknya sudah berupaya melakukan pengawasan secara rutin ke pasaran dan juga ke toko penjual obat. Sehingga dengan adanya kejadian ini pihaknya akan lebih intens melakukan pengawasan.

"Kami dari badan POM melakukan pengawasan rutin. Kita sering audit cara pembuatan obat dengan baik dari produksi sampai pendistribusian jalur resmi maupun tidak resmi. Produk ini sudah dibatalkan izinnya dan tidak diproduksi lagi. Pabrik yang ada di sini sudah tidak produksi lagi,” pungkasnya.ddc3

Tidak ada komentar