Surat Terbuka untuk Amin Rais “Bila Masih Punya Hati Mencintai Negeri Ini, Berhentilah Mengeluarkan Provokasi- provokasi




Oleh: Noel Patrick Pattihahuan*

Jakarta, dikabari.com - Kami dari komunitas publik ‘Legoes Oxo’ dengan tegas menyatakan menolak ucapan Amin Rais bahwa akan menggunakan people power/pengerahan masa jika terjadi kecurangan dalam proses penyelanggara pilpres 2019.

Ucapan ini tentunya terkait bila Prabowo-Sandi kalah di pilpres nanti. Bagi  kami rencana jahat Amin Rais tidak lain terucap dari mulut seorang “badut politik” tua yang terus menerus menyampaikan pernyataan dalam bentuk provokasi murahan untuk mempertahankan existensinya dalam dunia perpolitikkan di Indonesia tercinta ini.

Mengapa kami berpendapat bahwa Amin Rais hanya seseorang badut politik?. Untuk ini sebaiknya  balik menelah sepak terjangnya di era awal tahun  1998, di mana gerakan moral mahasiswa hampir di seluruh Indonesia yang di dukung penuh mayoritas rakyat berjuang menurunkan Soeharto dari pucuk kepimpinan presidennya.

Amin Rais yang plin plan dalam menentukan sikapnya memberikan dukungannya kepada Soeharto. Sementara  di lain kesempatan mendukung gerakan moral mahasiswa dalam upaya menurunkan Soeharto. Pada era itu Amin Rais telah berperan dengan mendopleng gerakan mahasiswa, seolah olah dia adalah seorang reformis telah mengeluarkan ucapan yang sama, bahwa akan menggunakan people power untuk mendesak agar Soeharto mengundurkan diri dari kursi kepresidenan.

Bagi kami Amin Rais sama sekali bukan tokoh reformis, melainkan sosok opurtunitis yang selalu mengambil kesempatan dari suasana yang keruh yang menguntungkan dirinya sendiri.
Kita kembali pada era now, dimana suasana memanas menjelang pemilu/pilpres, kembali Amin Rais mengambil kesempatan agar tidak ketinggalan mendapat porsi dari hasil tunggangannya bila 02 menang di pilpres nanti.

Amin Rais bila masih punya hati mencintai negeri ini, berhentilah mengeluarkan provokasi- provokasi murahan. Antara lain akan mengunakan’people power’ untuk menekan KPU bila terjadi kecurangan dalam penyelanggaraan pemilu. Ini adalah ucapan yang dapat menyesatkan masyarakat dari pehaman mengambil keputusan dalam pemilihan pemilu yang akan datang.

Amin Rais bila masih mau mendapat sedikit kehormatan di sisa sisa hari tuamu, sebaiknya berhenti mengeluarkan provokasi-provokasi murahan yang negatif yang menyesatkan.

Amin Rais lebih baik menuntun masyarakat untuk menghormati hukum dengan menyampaikan, bahwa ada saluran hukum yang dapat menyelesaikan keraguan akan hasil pemilu nanti, dapat di sampaikan melalui dkppu (dewan kehormatan penyeleggara pemilihan umum) serta melalui MK.

Kami masih berharap kepada Amin Rais untuk dapat memberi rasa aman bagi masyarakat menjelang pemilu ini.

Penulis:*Ketua Legoes Oxo


Tidak ada komentar