Pring Pethuk Pusaka Bertuah



Jakarta, dikabari.com  - Bambu Pethuk. Ya, bambu yang memiliki ciri khas dua ros yang saling bertemu pada batangnya, konon menjadi sebuah pusaka yang banyak diburu. Karena manfaat magisnya dapat digunakan sebagai media penyelesaian berbagai macam masalah dalam kehidupan seseorang. Sebagian orang juga menyebut barang ini dengan sebutan “
Pring Pethuk”. Kepopuleran Bambu Petuk sebagai sarana spiritual tidak terlepas dari manfaat-manfaat yang dimilikinya,

Bambu Petuk pada dasarnya adalah sebuah anomali kelangkaan. Karena ia memiliki pertemuan ruas atau buku pada batangnya. dua Ruas bambu yang bertemu (orang jawa menyebutnya pethuk) inilah yang menjadi awal mula penamaan Bambu Pethuk. Secara bahasa, istilah Bambu Pethuk atau Pring Pethuk (Jawa) ini bermakna ‘bambu bertemu ruas’.

Bila dalam satu rumpun bambu terdapat bambu pethuk, maka bila dilihat dari terawangan maka akan dihuni oleh jin yang cukup banyak. Bambu ini biasanya banyak berada di pinggiran sungai.

 Sumber keunikan bambu ini adalah bila dimasukan ke dalam air yang baru mendidih, maka air tersebut akan segera dingin seketika. Keunikan lainnya adalah bila di masukkan ke dalam air yang mengalir seperti sungai yang berarus kuat, maka bambu ini akan bergerak cepat melawan arus arus tersebut secepat arus air tersebut. Jadi untuk mengetahui bambu pethuk ini asli atau tidak, dapat diuji melalui keunikan bambu tersebut.

Bambu pethuk merupakan salah satu benda yang dipercaya memiliki khasiat luar biasa. Bambu pethuk ini sangat jarang di temukan, karena memang bambu yang dua ruansnya bisa ketemu ini sangat jarang. Mungkin dari 1000 bambu hanya bisa di temukan 1 buah bambu pethuk saja.
Bambu petuk ternyata memiliki berbagai macam jenis, di kategorikan berdasarkan dari wujud pertemuan ruasnya yang berbeda. Jenis bambu pethuk yang sering di cari dan harganya sangat mahal adalah jenis Bambu Pethuk Senopati, dan Bambu pethuk Gunung.

Berikut jenis-jenis bambu pethuk dan daya magisnya, diantaranya:

1.     Bambu Pethuk Wali
Bambu pethuk wali paling banyak di cari, karena rajanya dari semua jenis bambu bertuah. Di percaya bahwa khodam yang bersemayam di dalamnya mampu menaklukkan semua jenis kodam yang ada pada bambu petuk jenis lain. Bambu petuk Wali sangat-sangat langka keberadaannya. Atau bisa di katakan hanya ada beberapa buah saja di Jawa. Bambu petuk Wali memiliki ciri yang tidak dimiliki jenis bambu petuk lain, merupakan perpaduan pehtuk dan patil lele. 


2.     Bambu Pethuk Senopati.
Bambu pethuk ini  memiliki ruas yang saling berhadap-hadapan dengan cabang agak melengkung ke dalam. Khasiat bambu pethuk ini lebih berfokus pada kekebalan atau keselamatan dan penangkal serangan ghaib.

3.     Bambu Pethuk Gunung.
Kegunaannya lebih condong kepada manfaat pengasihan, pemikat dan pelarisan dagang. Bentuk cabangnya lurus, tidak melengkung dan membentuk segitiga layaknya gunung.

4.     Bambu Pethuk Singkir.
Konon mampu mengobati santet, menolak bala, mengusir gangguan jin dan lain sebagainya. Wujud cabangnya saling bertolak.

5.     Jenis Bambu Pethuk Pekik Langkah
Bambu pethuk ini memiliki ciri khas yang tidak ditemui pada bambu petuk jenis lain. Cirinya bukan dua ruas yang bertemu, namun melangkahi satu batas ruas lagi baru cabangnya bisa bertemu. Fungsi dari bambu ini lebih pada  olah kanuragan dan untuk kekebalan.

6.     Bambu Petuk Badar
Bambu pethuk ini  pada cabang keduanya berbentuk sama-sama lurus atau searah, seperti T dobel Atau TT. Sehingga saat memanjang cabang tersebut tidak akan bertemu atau tabrakan. Fungsi utama adalah lebih kepada keberuntungan dan mampu memenangkan masalah dengan tuntas.

7.     Bambu Petuk Gunung.
Bambu pethuk ini memiliki cabang yang saling bertemu, yang membedakan hanya saat di letakkan di tempat yang mendatar dan di lihat dari samping nampak seperti segitiga. Fungsinya juga sebagai pengasihan atau pemikat, sehingga mampu mendukung pemakai untuk menuju kesuksesan.

8.     Bambu Pethuk Pikat
Bambu pethuk pikat ini memiliki pangkal cabang sejajar antara satu dengan yang satunya lagi, membedakan dua cabangnya menjulur ke satu arah. Fungsinya sebagai pengasihan.

9.     Bambu Pethuk Satrio.
Bambu pethuk satrio  ini pertemuan ruas tumbuh cabang dengan arah pertumbuhan yang searah, baik antara cabang satu dengan cabang satunya lagi. Fungsinya menambah kewibawaan dan di segani orang, sehingga apa yang di ucapkan akan di percaya orang.

10. Bambu Pethuk Gelang
Bambu pethuk gelang pada pertumbuhan cabang terlihat kedua cabang tumbuh sama-sama melingkar, atau seperti tangan yang memeluk. Fungsinya sebagai salah satu alat untuk menemukan harta terpendam, misal emas, perak, berlian dan minyak bumi, dia akan menunjukkan letak harta tersebut melalui mimpi.

11. Bambu Pethuk Senopati
Bambu pethuk ini,  cabang dari bambu seperti memiliki kendali, dimana saat akan menemui titik temu atau tabrakan, cabang bambu ini akan berbelok arah. Fungsi utama untuk kekebalan dari senjata tajam. Namun bambu pethuk senopati juga memiliki tuah untuk memenangkan sebuah pelelangan dan untuk perjudian.

12. Bambu Pethuk Tali Rogo
Banbu pethuk tali rogo biasanya setiap ruasnya memiliki dua cabang akan saling bertabrakan. Fungsinya di percaya mampu menjinakan hewan buas, hewan mengamuk dan biasanya di pakai pawang untuk sarana menarik burung walet.


13. Bambu Pethuk Tulak
Bambu pethuk tulak  cabangnya memiliki perbedaan yang sangat mencolok, Yaitu kedua ruas memiliki cabang yang saling bertolak belakang, atau tidak berhadapan.

Fungsinya menolak semua kejadian yang buruk dan niat jahat yang datang dari empat elemen yaitu angin, api, air, dan tanah. suatu misal adalah kesurupan, tenung, santet, penculik dan bisa untuk meruwat pengaruh buruk kehidupan atau kesialan.

14. Bambu Pethuk Singkir
Bambu pethuk singkir  bentuk cabang tidak lurus, sehingga membedakan dengan jenis tulak. Bentuk cabang dari petuk singkir adalah melengkung ke samping batang utama,

Orang jaman dulu percaya mampu melawan unsur alam. Suatu contoh saat di letakkan di sungai yang mengalir dia akan melawan arus. Ketika di celupkan ke air panas, maka seketika air tersebut akan menjadi dingin. Jika menyimpan benda ini di dalam rumah maka saat ada bencana, rumah akan selamat. Satu misal adalah tanah longsor, dan banjir.

15. Bambu Pethuk Patil Lele
Bambu pethuk patil lele ini juga bambu yang memiliki tuah magis. Namun masih belum terlalu familiar.  Oleh masyarakat Jawa zaman dulu di percaya mampu melindungi pemiliknya atau membentengi diri dari semua jenis serangan gaib. 

Zaman dulu jika orang mendapat bambu patil lele, akan di tanam di depan teras rumah, hal ini bertujuan supaya selamat dari kiriman santet.
Perlu diketahui bahwa hasil yang didapat setiap orang berbeda-beda tergantung dari niat dan usaha masing-masing pihak. Jadi selain menggunakan sarana bambu petuk ini, tetaplah berusaha dengan baik dan sungguh-sungguh untuk mendapatkan hasil yang jauh lebih maksimal. dc1

Tidak ada komentar