Zainudin Hasan Disebut KPK Terima Duit Suap Rp 100 Miliar


Jakarta, dikabari.com  - Bupati nonaktif Lampung Selatan, Zainudin Hasan didakwa  Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima suap, konflik kepentingan dalam pengadaan, gratifikasi, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Dalam dakwaan tersebut  nominal uang yang diterima Adik kandung dari Metua MPR RI, Zulkifli Hasan dari hasil kongkalikong fee proyek di lingkungan 

Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Lamsel.
Semula hasil dugaan korupsi Zainudin disebut Rp 57 miliar, kini melonjak jadi Rp 100 miliar.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, mengatakan, dugaan total penerimaan suap dan gratifikasi dari sejumlah pihak selama Zainudin menjabat mencapai Rp 100 miliar.

"Sebagian di antaranya diubah menjadi aset atas nama pihak lain ataupun diri sendiri," kata Febri Diansyah, di Jakarta, beberapa hari lalu.

Jumlah itu diperoleh selama Zainudin menjabat sebagai bupati yang dilantik sebagai bupati Lamsel pada Februari 2016. Ia kemudian terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK pada Juli 2018.

Zainudin salah satu dari empat orang yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) tim penyidik KPK pada 26 Juli silam. dc7

Tidak ada komentar